Dimasa Pandemi Covid -19, Komisi II DPRD Kab Bekasi Dewan Sunandar Perekonomian Perlu Dipertahankan

23

Esa Asa Kita News | Cikarang Utara- Pandemi corona atau Covid-19 membuat perekonomian mengalami pelambatan lantaran di beberapa sektor. Salah satunya berasal dari sektor pariwisata.

Untuk itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi meminta agar Pemerintah Kabupaten Bekasi dapat membantu mencarikan solusinya.

“Di masa pandemi ini, sektor pariwisata merupakan salah satu yang ikut terdampak secara ekonomi. Memang tidak semua jenis usaha pariwisata mengalami penurunan yang signifikan, ada beberapa usaha yang juga mengalami penurunan tapi tidak signifikan,” kata Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi, Sunandar, di Cikarang, pada Jumat (16/10/2020).

Sunandar menuturkan, ketika masa awal pandemi yang menerapkan PSBB, sektor pariwisata sangat terpukul lantaran adanya kebijakan untuk menutup total usahanya.

Kini, sektor wisata Kabupaten Bekasi mulai bergeliat setelah kembali diijinkan beroperasi, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Dulu memang ketika harus ditutup sektor pariwisata sempat tidak ada pemasukan. Sekarang setelah boleh beroperasi lagi, dari sektor pariwisata kini sudah mulai ada pemasukan, walaupun tidak sebanyak dahul,” tutur dia.

Namun, lanjut Sunandar, tidak semua tempat wisata mendapatkan pemasukan maksimal, bahkan ada pula yang masih belum bisa dibuka sepenuhnya.

“Jadi mulai ada pemasukan tapi paling sekitar 70-80 persen saja. Tapi, itu juga hanya dari pariwisata yang swafoto atau wisata alam saja. Untuk wisata air masih sepi,” tutur dia.

Ia menilai sepi wisata air karena tiket yang mahal maupun rasa khawatir masyarakat tertular Covid-19.

Sebenarnya, itu bisa diminimalisir dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Serta dorongan Pemkab Bekasi untuk meyakinkan itu kepada masyarakat.

“Kalau informasi yang saya dapat, wisata air itu pemasukannya juga cuman sekitar 30 persen dari sebelum pandemi. Jadi saya rasa ini perlu menjadi salah satu perhatian kita,” imbuh Politisi Partai Golkar ini.

Dengan demikian, ia menilai Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam hal ini Dinas Pariwisata dapat ikut membantu menyelesaikan persoalan ini, agar perekonomian sektor pariwisata dibidang wahana air bisa kembali menggeliat.

“Harus ada langkah-langkah yang dilakukan, jangan dibiarkan gitu saja yang berakibat pada penutupan atau kebangkrutan wahana itu,” paparnya. (Adv)