“Sering Banjir” Keluhan Masyarakat Karang Bahagia, dr Asep Supria Atmaja Turun Langsung

247

ESA ADA KITA NEWS | KARANG BAHAGIA,- Banyak sekali keluhan dari masyarakat sekitar Karang Bahagia, di karenakan sawah dan pemukiman banjir yang di akibatkan oleh bendungan kalenan rasmi di kampung Pelaukan Desa Karang Rahayu Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi.

Keluhan tersebut di tanggapi langsung oleh Dewan DPRD Kabupaten Bekasi Dapil VI dr Asep Supria Atmaja dan turun langsung bersama jajaran pejabat Kecamatan Karang Bahagia serta pihak pengembang Perumahan Puri Nirwana Residences dan di bantu oleh Pengamat Pengairan Lemah Abang. Kelokasi tersebut. Minggu (14/06/2020).

Bendungan Kalenan Rasmi sangat strategis untuk mengiri sawah terutama di tiga wilayah, seperti Desa Sukaraya, Karangrahayu dan Karang Setia.

dr Asep Supria Atmaja kepada media esaasakitanews.com mengatakan jadi kemarin ada masyarakat daerah Sukaraya, yang ngeluh tentang banjir kepada saya, dan saya bersama jajaran kecamatan turun langsung ke lokasi ternyata yang mengakibatkan banjir itu, bendungan di tutup, ini harus ada yang nunggu untuk tutup buka bendungan tersebut agar tidak banjir.

“Oleh sebab itu persoalan ini harus di musyawarahkan oleh petani, pengamat air, masyarakat baik dari pihak perumahan tersebut agar ada solusi baik, demi kebaikan petani dan masyarakat setempat” Ucapnya.

Asep Juga berharap dengan kejadian ini dari pihak pengamat harus ada yang nunggu karena sawah juga butuh air, jadi kalau musim tanam ya di airin sawahnya (di buka Bendungannya), tapi kalau hujan ya di buka bendungan nya, ya kalau ngga di buka maka akan banjir, tapi sawah juga gagal panen.

“Ya semua demi kemaslahatan para petani dan masyarakat” Tutupnya.

Diduga bendungan bangun pada jaman pemerintahan yang lalu bendungan yang memiliki dua pintu air yang sesuai dengan mengalir ke pintu air Sasak bangke yaitu ,yang ada di perbatasan desa karang setia dan karang anyar , untuk keperluan pengairan sawah.

“Namun sayang, seiring berjalannya waktu operasional Bendungan kalenan rasmi memunculkan dilema khusus. Untuk membahas ,kata pengamat pintu tujuh lemah Abang H.subur ,

Pengamat Pintu Air Tujuh Lemah Abang H. Subur menjelaskan Secara teknis dari pintu air kalenan Rasmi yang dapat dioperasionalkan dua pintu yang seharusnya ditambah dua pintu atau satu pintu lagi biar lancar ketika musim penghujan tiba air lancar.

“Yang ini bisa dioperasionalkan sebagai fungsiinya. Hanya dua pintu , itu pun sering kali dilakukan perawatan, kenapa itu bisa banjir ya di karena kurang petugas yang menunggu pintu air tersebut,ā€¯ucapnya.

Hal tersebut kata Subur, Masyarakat diwilayah tersebut memberikan masukan bahwa dikalenan Rasmi ketika kemarin dua kali kebanjiran pasalnya debit air dari arah sana sangat tinggi maka pintu air bendungan Kalenan Rasmi di area kelilingnya tenggelam, harus segera di perbaiki lebih tinggi dari yang diminta, jika pintu air di tambah tinggi atau waktu buka lama akan diprotes oleh petani dari dua wilayah tersebut.

“Bisa menenggelamkan sawah-sawah yang ada, dan ini harus ada normalisasi yang lebih luas kali sasak bangke menuju Kalenan Rasmi, di karenakan dangkal kali tersebut tidak bisa menampung debit air yg lebih tinggi.” Keluhnya. (Jiung)