Dewan Komisi III Dorong Pemerintah Bangun Universitas Negeri di Kabupaten Bekasi

221

Esa Asa Kita News | Cikarang Pusat- Dewan DPRD Komisi III Kabupaten Bekasi, Cecep Noor dorong pembangunan pendidikan universitas negeri, menurutnya wilayah yang cukup luas dan industri terbesar ini sangat disayangkan jika tidak ada pendidikan jenjang perguruan tinggi.

Bupati Bekasi memiliki program beasiswa gratis bagi anak yang berprestasi alangkah bagusnya lagi, kata dia, Kabupaten Bekasi mempunyai universitas negeri. Mengenai lahannya sudah ada diwilayah Lippo atau Tambun Selatan.

“Minimal program bupati tujuannya sudah baik ingin memberika beasiswa bagi anak pintar tapi tidak mampu dan ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi,” kata dia.

Rencananya ia akan membuat anggaran pada ABT untuk pembangunan kampus tersebut dan akan bekerjasama dengan Dinas Bangunan sebelum pembuatan LKPJ. Dengan luas lahan 13 hektar, menurut Cecep cukup untuk mendirikan kampus negri Kabupaten Bekasi.

“Selain pendidikan saya juga akan mendorong bidang infrastrukturnya, kalo di sekolah itu kan ada USB baru dan saya akan tuntaskan dulu yang USBnya,” ucapnya.

Jadi nantinya Bupati Bekasi hanya mengitruksikan kepada Dinas Pendidikan dan semua kepala sekolah, tujuannya agar pembangunan gedung sekolah tepat sasaran jangan sampai baru dibangun sudah rusak parah.

“Yang bangunannya sudah roboh dituntaskan dulu tidak usah ada USB baru artinya perbaiki aja dulu sekolah yang kondisi rusak. Minimal kita sudah mempunyai standar kualitas sekolah yang bagus,” ujarnya.

Terkait pembangunan kampus sendiri mestinya Bupati yang mempunyai kewenangan kita DPRD hanya memberi menggagas saja. Dalam waktu dekat ini kita akan merencanakan Mapping dengan Bapeda, Dinas Bangunan dan Dinas terkait lainnya.

“Targetnya kampus itu dibangun dengan 9 lantai dan beberapa ilmu fakultas terdiri dalam satu gedung,” imbuhnya

Cecep membeberkan, terkait anggaran untuk pembangunan kampus tergantung dari dinas tetapi kita anggarkan sesuai pada DED yaitu 1 Miliar. (Bis)