DPMD Kabupaten Bekasi Catat Baru 1 Desa Yang Mengajukan Program BLT Dana Desa

181

Esa Asa Kita News | Cikarang Utara- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi mendata hingga Senin (20/04) dari 180 desa hanya 1 desa yang mengajukan pendataan calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa. Oleh sebab itu, kata Sekdin DPMD, Enop Can masyarakat harus bersabar untuk bisa menikmati kucuran dana itu.

Berdasarkan data dinas yang sudah mengajukan hasil pendataan Rumah Tangga Miskin (RTM) yakni Desa Karanganyar, Kecamatan Karang Bahagia. Dia menambahkan, Dana Desa merupakan program jaring pengaman sosial yang diamanatkan pemerintah melalui Menteri Desa.

“Sementara 179 desa lainnya sedang dalam proses pengajuan BLT Dana Desa, karena masih ada beberapa hal yang perlu dilakukan seperti pendataan dan penganggaran di APBDesnya ini perlu di-refocusing dan re-alokasi sehingga Perubahan RKPDes dan APBDesnya untuk bisa menganggarkan BLT Dana Desa,” katanya.

Sesuai isi edaran tersebut, desa yang menerima bantuan sebesar Rp 800 juta wajib mengalokasi BLT sebesar 25 persen, dana desa sebesar Rp 1,2 miliar mengalokasi dana BLT sebesar 30 persen dan dana desa di atas Rp 1,2 miliar mengalokasikan BLT sebesar 35 persen.

“Penyalurannya sendiri nantinya melalui rekening masing-masing calon penerima BLT Dana Desa itu,” ucapnya

Untuk persyaratan calon penerima BLT yaitu terdampak Covid 19 yang belum mendapat bantuan program lain dari pemerintah, seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Kelurga Harapan (PKH), Kartu Prakerja, Bantuan Kemensos, Bantuan Provinsi, hingga Bantuan Sosial pemerintah lainnya.

“Agar bantuan tidak tumpang tindih, nantinya desa bisa menggunakan tim relawan untuk melakukan pendataan dimasing-masing Rt/Rw dibantu dengan petugas Dinsos atau PKH,” tandasnya. (ADV/sup)