“Dimasa Covid -19, Sejak Dini Lumbung Pangan Desa di Persiapkan” Ini Kata Kadis DPMD Kab Bekasi

93
Poto : Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ( DPMD) Kabupaten Bekasi, Ida Farida.

ESA ASA KITA NEWS | KABUPATEN BEKASI – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Ida Farida, meminta para kepala desa membuat Lumbung Pangan Desa untuk mengantisipasi sulitnya masyarakat atas kebutuhan pangan akibat dampak virus Corona di mana banyak warga yang menghentikan aktifitas sehari-harinya.

“Adanya imbauan dari pemerintah pusat dan daerah untuk melakukan social distancing dan physical distancing dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona, sangat berdampak pada terpuruknya perekonomian di Kabupaten Bekasi” Ucap, Ida Farida pada awak media belum lama ini.

Lanjut, Ida Farida,. Pekerja banyak yang libur, pedagang banyak yang tidak berjualan dan lainya sehingga perekonomian terganggu akibat Dampaknya Covid -19. Sehingga mata pencaharian mereka terhenti.

“Saya mengingikan dengan adanya lumbung pangan di tiap desa se-Kabupaten Bekasi, karena dengan adanya lumbung Desa maka warga bisa mendapatkan kebutuhan untu makan sehari-harinya. Jadi selama ada wabah virus Corona (Covid -19), masih berdampak, seluruh kepala desa se-kabupaten Bekasi diminta untuk siapkan dan di memprioritaskan ketersediaan kebutuhan warga” pungkasnya.

Adapun Lumbung pangan ini, biasa dipakai untuk menyimpan pangan dan kebutuhan lainnya, baik berupa bantuan dari masyarakat, swasta, pemerintah daerah, maupun dari pihak desa sendiri. Demi kebutuhan masyarakat terpenuhi dan ini perlu disiapkan sejak dini.

Sampai sekarang dan masih ada wabah virus Corona, lanjut Ida, Dana Desa yang sudah turun bisa diprioritaskan untuk kegiatan yang berkaitan dengan penanganan kasus Covid -19.

“Saya berharap kepada seluruh Kepala desa agar segera menggunakan Dana Desa untuk penanganan Corona karena wabah ini skala nasional dan internasional penangan Covid -19, karena payung hukumnya sudah jelas, dan di perkuat Surat Edaran Presiden yang ditindaklanjuti dengan Surat Edaran Bupati,” jelasnya.

Sementara itu, kepala desa yang akan melakukan kegiatan fisik Pembangunan melalui padat karya, harus tetap berpedoman pada panduan penanganan virus Corona (Covid -19¬). (ADV/ Ron)