Pemkab Bekasi dan PMI Cegah Corona Covid-19

143

Esa Asa Kita News | Cibitung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Salah satunya dengan menyemprotkan cairan disinfektan di ruang publik.

Petugas Posko PMI Kabupaten Bekasi, Amin Abdul Rokhim mengatakan, penyemprotan disinfektan di ruang publik sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Corona. Meski demikian, masyarakat juga dihimbau agar selalu menjaga kebersihan dan kesehatan.

“Kami bekerjasama dengan Pemkab Bekasi melakukan penyemprotan disinfektan. Ini dilakukan guna mencegah penularan virus Corona yang sedang ramai,” katanya.

Amin mengatakan, penyemprotan disinfektan menjadi lebih efektif jika masyarakat juga ikut membantu. Yakni dengan menjaga kebersihan secara berkala dan mandiri.

“Tim PMI akan melakukan penyemprotan disinfektan satu kali. Namun harus tetap dimonitoring oleh masyarakat secara mandiri. Yaitu dengan menjaga kebersihannya sendiri,” ujarnya.

Ruang publik yang menjadi sasaran penyemprotan ini di antaranya, fasilitas ibadah, sekolah, pusat kesehatan dan gedung pemerintahan.

“Untuk sekarang, fokus kami hanya di fasilitas umum terlebih dulu. Tapi jika ada fasilitas umum yang belum dilakukan penyemprotan disinfektan, dapat menghubungi PMI Kabupaten Bekasi dengan mengirimkan surat permohonan ke kami,” katanya.

“Surat permohonan dapat dikirimkan langsung ke kantor PMI Kabupaten Bekasi yang berada di Jalan Teuku Umar Nomor 49 Cibitung. Ataupun melalui email ke pmi_kab.bekasi@yahoo.com,” lanjutnya.

Amin juga mengingatkan masyarakat agar selalu meningkatkan pola hidup bersih dan sehat. Serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

“Rutin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir. Jika terpaksa tidak ada air mengalir bisa diganti dengan hand sanitizer yang mengandung antiseptik untuk membersihkan tangan,” ujarnya.

Saat yang tepat mencuci tangan, lanjut Amin, yakni ketika tangan terlihat kotor, sebelum dan sesudah makan, setelah buang air besar dan kecil, setelah batuk atau bersin, dan saat atau setelah mempersiapkan makanan. Kemudian saat merawat orang sakit dan setelah memegang hewan atau membersihkan kotoran hewan.

“Kita nggak pernah tahu kapan penularan virusnya. Jadi lebih baik kita mengantisipasi saja dengan menjaga kebersihan rutin,” ujarnya. (ADV/ung)