Alat Perekam Data (Tapping Box) Transaksi Usaha Sukses Terpasang di Wajib Pajak

125

ESA ASA KITA NEWS | CIKARANG PUSAT-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi, kembali menyampaikan progres pemasangan alat perekam transaksi data usaha yang semula dijadwalkan sampai bulan Februari ini sebanyak 185 alat.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pembukuan (Dalbuk), Akam Muharam menuturkan bahwa sampai tanggal 7 Februari 2020 tercatat 164 alat yang sudah dipasang di sejumlah Wajib Pajak (WP).

“Baru terpasang 164 alat, sisanya sekitar 21 alat lagi yang belum terpasang. Alat yang terpasang itu lantaran beda-beda masalah, seperti ada yang punya sistem dan ada juga yang belum,”ungkap Akam yang diwawancarai.

Dijelaskan Akam, alat Tapping Box dipasangkan ke wajib pajak, seperti ke restoran dan hotel serta parkir. Sedangkan alat Portable Data Terminal (PDT) dipasang kepada wajib pajak restoran yang belum memiliki sistem dan alatnya juga disediakan.

“Untuk Hotel Qu, akan dipasang kepada 13 hotel yang belum mempunyai sistem, mulai dari monitornya akan dipersiapkan. Namun untuk alatnya akan beda,”beber dia.

Akam menambahkan, untuk hotel yang sudah terpasang wajib pajak sebanyak 48 hotel, restoran 31 wajib pajak, hiburan 14 wajib pajak, parkir 72 wajib pajak. Maka total keseluruhan 164 alat.

“Jadi target tahap pertama pemasangan tapping box dari total 185 WP yang terpasang sekitar 164 WP. Ada berbagai macam kendala di lapangan, diantaranya wajib pajak yang belum bersedia dipasang dengan berbagai macam alasan, seperti manajemen baru berubah maka otomatis untuk sistem pun turut berubah.” Ucapnya.

Lanjut, Arkam Belum lagi informasi yang didapat dari wajib pajak harus memberi pelatihan dahulu terhadap SDM di dalamnya, lalu ada juga wajib pajak yang sudah tutup tempat usahanya. (ADV/SUP).