ASN Tetap Masuk Kerja Biarpun Penyebaran virus Corona Melanda Kabupaten Bekasi

138

Esa Asa Kita News | Cikarang pusat,– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD), memastikan belum menindaklanjuti surat edaran dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Sebab hari ini, Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkab Bekasi masih masuk kerja seperti biasanya.

Menurut Sekretaris BKPPD Kabupaten Bekasi, Edward Sutarman, kebijakan dari Pemkab Bekasi belum mengeluarkan surat edaran untuk bekerja di rumah dalam mengantisipasi penyebaran virus Corona.

”Saya memang sudah mengetahui adanya surat edaran dari Kemenpan RB melalui media massa. Namun hingga saat ini, ASN di lingkungan Pemkab Bekasi tetap masuk seperti biasa,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Edo ini menambahkan, untuk kegiatan perencanaan atau kegiatan program yang sudah direncanakan sebelumnya tidak ada penundaan.

”Sepengetahuan saya, tidak ada kegiatan yang ditunda,” terang Edo.

Ia menjelaskan, surat undangan yang masuk ke BKPPD masih ada kegiatan Rapat Koordinasi Rencana Perangkat Daerah (RKPD) di salah satu hotel di Kabupaten Bekasi. Rencananya, kata Edo, dirinya dipastikan akan hadir.

”Rencananya Hari Senin (16/3) ada acara RKPD, kegiatan tersebut diinisiasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda),” ucapnya.

Terkait masalah antisipasi penyebaran virus Corona yang dapat menyerang ASN di lingkugan Pemkab Bekasi, tambah Edo, kemungkinan bakal dilakukan pembahasan antara bupati, sekda serta para perangkat daerah untuk merumuskan kebijakan yang akan diputuskan.

”Kemenpan RB kan baru mengeluarkan kebijakan, jadi pastinya akan kami tindak lanjuti. Karena setiap perangkat daerah harus melakukan penyusunan cara skema bekerja untuk memaksimalkan pelaksanaan kegiatan yang sudah direncanakan,” ujar mantan Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Pemkab Bekasi ini.

Sementara itu, Kasubag Humas dan Protokol Setda Pemkab Bekasi, Ramdan Nurul Ikhsan menjelaskan, untuk sementara kegiatan yang berlangsung di lingkup Pemkab Bekasi maupun di luar kantor seperti hotel, tetap akan berjalan.

Ramdan juga mengimbau kepada ASN maupun pihak swasta dalam mengikuti berbagai kegiatan, harus berperilaku hidup sehat. ”Pada prinsipnya, belum ada kegiatan yang sudah direncanakan ditunda, dan dalam waktu dekat ini juga tidak ada kegiatan keramaian yang mengundang masyarakat untuk berkumpul,” tandas Ramdan.

Sebelumnya, Menpan-RB, Tjahjo Kumolo membolehkan aparatur sipil negara (ASN) bekerja dari rumah untuk sementara waktu. Kebijakan ini diambil sebagai upaya mencegah makin menyebarnya virus Corona (Covid-19, sebagaimana telah diinstruksikan oleh Presiden, Joko Widodo (Jokowi).

Beberapa instansi juga, kata dia, saat ini sudah membuat kebijakan sendiri-sendiri mencermati perkembangan pandemi virus Corona. ”Seluruh pimpinan Kementerian atau Lembaga dan ASN selalu mengikuti arahan bapak Presiden (Jokowi) dan mengikuti setiap pernyataan Juru Bicara resmi Pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19, ASN dibolehkan bekerja dari rumah,” beber Tjahjo melalui keterangan tertulisnya.

Tjahjo kemudian menginstruksikan setiap Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) segera menetapkan mekanisme kerja yang akuntabel sehingga memungkinkan pegawai bekerja dari rumah.

Berdasarkan mekanisme kerja tersebut, PPK melakukan asesmen dan menetapkan siapa saja pegawai yang bisa bekerja dari rumah dan yang tetap harus masuk kantor.

Instruksi kepada PPK ini sebagai upaya untuk menjamin bahwa pelayanan publik di instansinya tetap berjalan dengan baik. Asesmen ini juga sebagai langkah dalam pemberian tunjangan kinerja sesuai hak yang diberikan kepada pegawai.

”Dengan pengaturan kerja seperti itu, tunjangan kinerja pegawai tetap diberikan sesuai hak pegawai,” pungkasnya. (ADV/ Ron)